Студопедия

Главная страница Случайная страница

КАТЕГОРИИ:

АвтомобилиАстрономияБиологияГеографияДом и садДругие языкиДругоеИнформатикаИсторияКультураЛитератураЛогикаМатематикаМедицинаМеталлургияМеханикаОбразованиеОхрана трудаПедагогикаПолитикаПравоПсихологияРелигияРиторикаСоциологияСпортСтроительствоТехнологияТуризмФизикаФилософияФинансыХимияЧерчениеЭкологияЭкономикаЭлектроника






Сделайте то же самое, используя per-an, ke-an.






Dari zaman dahulu Indonezia adalah negara (tani).

Sekarang diusahan memajukan (industri).

(hubung) antara pulau-pulau telah mendapat (hati) dari kabinet.

Tiap anggota mengajukan (tanya).

Sekali sebulan para pegawai mengadakan (temu).

Sudah lama terasa (kurang) air minum di bagian kota ini.

Seluruh (menteri) hadir pada upacara Hari (Bangsa).

Pada Jakarta Fair 1971 telah terpilih Nona Lasmi sebagai Ratu (Cantik).

Segera setelah (aman) baik kembali, di mana-mana rakyat giat membangun.

(bersih) dan (sehat) harus dijaga dalam asrama.

Jika tuan mendapat (sukar), datanglah kepada kami.

Kalau (uang) mengizinkan, maksud saya akan pergi ke Tokio.

Tanggal 17 Agustus ialah Hari (Merdeka) bagi seluruh rakyat Indonesia.

Untuk (baik) lalu lintas dibuat (atur) baru.

Mobil itu masih dalam (ada) baik.

Di dalam lapangan (dagang) kelihatan (maju) yang pesat sekali.

Tiap turis kagum melihat (indah) pemandangan di danau Toba.

Menurut harian “Merdeka”, Bangla Desh akan membuka (wakil) di Indonesia.

Antara kedua negara itu diadakan (janji).

Dari Jakarta ke bandung ada 4 jam (jalan) kalau berkereta-api.

 

Прочитайте.

Keluarga bahagia.

Pada hari itu ada pertandingan bola basket di lapangan Sekolah Menengah lawan Sekolah Guru. Rupanya anak-anak Pak Hasim pergi menoton pertandingan itu. Yang tinggal di rumah hanya Akhyar dan Aminah saja. Ibu anak-anak itu sedang menjahit di tengah rumah. Akhyar dan Aminah bermain-main di halaman belakang.

“Iyan! Emi! ” Pak Hasim memanggil anak-anaknya. Hari itu baru sekali ia berjumpa dengan mereka itu, yaitu pukul satu, waktu ia pulang makan.

Akhyar dan Aminah menghentikan permainannya. Terdengar oleh mereka suara ayahnya memanggil. “Sudah pulang ayah rupanya, ” kata mereka. Permainan ditinggalkan dan kedua anak itu melоmpat ke dalam rumah, lalu berlari ke beranda muka, tempat ayah mereka berbaring di atas kursi malas.

Melihat anak-anaknya itu datang, Pak Hasim tersenyum. Mereka sehat-sehat, segar-bugar. Muka mereka kemerah-merahan membayangkan kesehatan tubuhnya.

Aminah terus naik ke atas kursi, lalu duduk di sisi ayahnya. Akhyar berdiri saja dekat kursi itu, memegang tangan Pak Hasim. Keduanya tertawa, karena gembira, ayah sudah pulang.

 

Tidak Disiplin.

Seorang pengendara mobil berhenti tepat dekat tanda larangan memparkir mobil. Kemudian datang seorang polisi lalu-lintas. Segera polisi itu mengambil buku catatannya, lalu bertanya:

“Bapak tidak melihat tanda larangan? ”

“Melihat, Pak. Tetapi saya tidak tahu, bahwa bapak ada di belakang tanda larangan, ” jawabnya.

 


Поделиться с друзьями:

mylektsii.su - Мои Лекции - 2015-2024 год. (0.007 сек.)Все материалы представленные на сайте исключительно с целью ознакомления читателями и не преследуют коммерческих целей или нарушение авторских прав Пожаловаться на материал